Minggu, April 19, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Nusantara

Peringati Hari Bumi Nasional, Pemkab Manggarai Dalami “Laudato Si”

25 April 2016
in Nusantara
Reading Time: 1 min read
Peringati Hari Bumi Nasional, Pemkab Manggarai Dalami “Laudato Si”

Katoliknews.com – Peringatan Hari Bumi Internasional tanggal 22 April, dirayakan dengan cara yang berbeda di Kabupaten Manggarai, Flores.

Mereka yang terdiri dari sejumlah pejabat pemerintah kabupaten Manggarai menggelar sebuah acara untuk mendalami pesan ensiklik “Laudato Si” yang diterbitkan Paus Fransiskus beberapa bulan lalu.

Acara tersebut dipimpin oleh Pastor Peter C Aman OFM sebagai pembawa materi.

Sebagaimana dilansir Floresa.co pada 22 April, Bupati Manggarai, Kamelus Deno mengatakan bahwa dalam lima tahun ke depan, pemerintah Kabupaten Manggarai bakal menyusun program kerja dengan menjadikan ensiklik “Laudato Si” sebagai salah satu referensi.

“Bagi pemerintah, Laudato Si sangat penting karena sesuai dengan visi Pemkab Manggarai terkait prinsip pembangunan yang adil dan merata. Adil tidak saja untuk kebijakan pembangunan, tetapi menghargai lingkungan sekitar merupakan bagian dari penerapan adil itu,” ungkapnya.

Baca Juga

Pastor Marsel Agot SVD, Penerima Penghargaan Lingkungan dan Maarif Award Meninggal Dunia

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Deno juga mengatakan bahwa selama ini ia bersama jajarannya sudah berupaya menyelamatkan lingkungan, namun hal tersebut kandas pada pola pikir yang masih terbatas.

Lantas, kata dia, melalui ensiklik ini, wawasan mereka akan lingkungan  menjadi lebih mendalam.

Lebih lanjut, mantan wakil bupati Manggarai periode 2010-2015 tersebut menyebutkan bahwa selama ini daerahnya memang kerap dilanda masalah terkait lingkungan. Sebut saja, tambang, kekurangan air dan perambahan hutan.

Oleh karena itu, pesan ensiklik ini tentunya perlu diperhatikan mengingat total hutan di Manggarai saat ini hanya berkisar 23.000 hutan konservasi dan hutan lindung, ditambah dengan jumlah masyarakat yang bekerja di sektor pertanian mencapai 190 ribu orang.

Roby Sukur/Katoliknews

Tags: Hutan dan ensiklik pausLaudato SiPemkab Manggarai
SendShare9Tweet6Send
Next Post
STFK Ledalero Gelar Seminar Tentang HIV/AIDS

STFK Ledalero Gelar Seminar Tentang HIV/AIDS

Katekis dan Pewartaan Gereja

Katekis dan Pewartaan Gereja

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net