Minggu, April 19, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Nusantara

Kardinal Suharyo: Sumpah Pemuda Sering Kali Hanya Dihafal, Tidak Diamalkan

29 Oktober 2019
in Nusantara
Reading Time: 1 min read
Rayakan Misa Syukur, Suharyo Ungkap Isi Surat Paus Saat Pengangkatannya Sebagai Kardinal

Ignatius Kardinal Suharyo sedang menyampaikan homili dalam Misa syukur pengangkatannya sebagai kardinal pada Sabtu, 19 Oktober 2019. (Foto: Kompas.id)

Katoliknews.com – Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo mengingat agar spirit Sumpah Pemuda perlu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, meski sudah diajarkan sejak sekolah dasar, selama ini Sumpah Pemuda sering kali hanya dihafalkan, tapi tidak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sumpah Pemuda sering kali hanya dijadikan pelengkap narasi pidato yang bersifat seremonial semata,” kata Kardinal Suharyo saat berbicara dalam malam peringatan Sumpah Pemuda ke-91 di Gereja Katedral Jakarta, Senin 28 Oktober 2019.

Tahun ini Gereja Katedral Jakarta mengadakan pagelaran seni tari, lagu, serta video mapping bertajuk “Hai Pemuda Pemudi Indonesia” untuk mengenang Sumpah Pemuda.

Selain itu, ada juga pesan kebangsaan dan renungan sejarah Sumpah Pemuda dengan teater “Merah Putih Benderaku”.

Baca Juga

Pastor Marsel Agot SVD, Penerima Penghargaan Lingkungan dan Maarif Award Meninggal Dunia

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Kardinal Suharyo mengatakan, upaya umat Katolik yang merayakan secara khusus peringatan Sumpah Pemuda tahun ini bertujuan mengingatkan kembali nilai-nilai Sumpah Pemuda, karena di Katedral Jakartalah dahulu Sumpah Pemuda diresmikan.

Kardinal Suharyo mengingatkan berbagai masalah bangsa yang terjadi baru-baru ini, termasuk kegaduhan dan kerusuhan yang menelan korban jiwa merupakan sinyal bahwa Pancasila dan Sumpah Pemuda “tidak ada dalam jiwa orang-orang yang membuat kegaduhan dan kerusuhan tersebut.”

Ia menambakan, Pancasila dan Sumpah Pemuda, menurut iman Katolik adalah berkat Tuhan bagi masyarakat Indonesia dan karena itu tidak boleh diabaikan.

Tags: Ignatius Kardinal SuharyoSumpah Pemuda
SendShare165Tweet17Send
Next Post
Paus Fransiskus Ajak Umat Beragama Sedunia Berdoa dan Berpuasa

Paus Fransiskus Serukan Dialog Usai Demo di Lebanon

Romo Magnis: Pancasila Ajarkan Kesediaan Untuk Menerima Orang Lain

Rm Magnis Nilai Relasi Kristen-Islam Saat Ini Sangat Baik

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net