Selasa, Juni 23, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

Jacob Oetama, pendiri Kompas Gramedia meninggal dunia

Ia menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading pada Rabu, 9 September 2020 pukul 13:05 WIB dalam usia 88 tahun. 

9 September 2020
in Headline, Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Jacob Oetama, pendiri Kompas Gramedia meninggal dunia

Jacob Oetama. (Foto: Nathania Mulia)

Katoliknews.com – Jacob Oetama, Pendiri Kompas Gramedia sekaligus Pemimpin Umum Harian Kompas meninggal dunia pada Rabu, 9 September 2020. 

Ia menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading pada pukul 13:05 WIB dalam usia 88 tahun. 

Jakob, – seorang Katolik dan lulusan seminari – dikenal sebagai urnalis senior dan tokoh pers nasional. 

Ia lahir pada 27 September 1931 di Desa Jowahan, Borobudur, Jawa Tengah. 

Saat belia cita-citanya adalah menjadi guru seperti ayahnya. Ia sempat mengajar di SMP Mardi Yuwana Cipanas, Sekolah Guru Bagian B (SGB) Lenteng Agung Jagakarsa, dan SMP Van Lith Jakarta. 

Baca Juga

Persekolahan Fransiskus: Rumah untuk Murid Miskin Kota

[Renungan Harian Senin, 22 JUNI 2026] Menolak Benci dan Gosip

Menjadi Saksi Tuhan yang Militan

Lawatan Paus ke Spanyol: Ini Jawabannya Ketika Ditanya Dukung Madrid atau Barcelona?

Minatnya menulis tumbuh berkat belajar Ilmu Sejarah. 

Karier Jakob Oetama di dunia jurnalistik bermula dari pekerjaan barunya sebagai redaktur majalah Penabur Jakarta. 

Hingga lebih dari setengah abad kemudian Kompas Gramedia berkembang menjadi bisnis multi-industri, Jakob Oetama tidak pernah melepas identitas dirinya sebagai seorang wartawan. 

Baginya, “Wartawan adalah Profesi, tetapi Pengusaha karena Keberuntungan.”

Semasa hidup, Jakob Oetama dikenal sebagai sosok sederhana yang selalu mengutamakan  kejujuran, integritas, rasa syukur, dan humanisme. 

Di mata karyawan, ia disebut tidak pernah menonjolkan status atau kedudukannya.

Ia disebut berpegang teguh pada nilai Humanisme Transendental yang ditanamkannya sebagai fondasi Kompas Gramedia. 

“Bapak Jakob Oetama adalah legenda, jurnalis sejati yang tidak hanya meninggalkan nama baik, tetapi juga kebanggaan serta nilai-nilai kehidupan bagi Kompas Gramedia,” kata Corporate Communication Director Kompas Gramedia Rusdi Amral. 

BACA JUGA: Kesuksesan Jacob Oetama dan Nasehat Seorang Imam Fransiskan

“Beliau sekaligus teladan dalam profesi wartawan yang turut mengukir sejarah jurnalistik bangsa Indonesia. Walaupun kini beliau telah tiada, nilai dan idealismenya akan tetap hidup dan abadi selamanya,” tambahnya.

Jakob adalah lulusan Seminari Menengah St. Petrus Canisius Mertoyudan. 

Aria Kiet

Tags: Jacob OetamaKompas Gramedia
SendShare2302Tweet105Send
Next Post
Pendidikan Katolik dan Pandemi Covid-19

Sekolah Dosa 

Paus Fransiskus Tunjuk Kardinal Tagle dari Filipina Jadi Ketua Propaganda Fide

Kardinal Luis Antonio Tagle, Prefek Kongregasi untuk Penginjilan Bangsa-bangsa Positif COVID-19

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net