Senin, April 13, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Antaragama

DIY Masih Menjadi Barometer Toleransi di Tanah Air

23 Agustus 2016
in Antaragama, Nusantara
Reading Time: 1 min read
DIY Masih Menjadi Barometer Toleransi di Tanah Air

Dialog lintas Agama di Yogyakarta.

Katoliknews.com – Belakangan ini marak sekali terjadi kasus intoleransi di sekitar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Meski begitu kejadian-kejadian tersebut tak menghilangkan labelnya sebagai barometer toleransi tanah air.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua LKK PWNU Jawa Timur, Zahrul Azhar As’ad dalam acara kunjungan Forum Pengasuh Pesantren Muda Jawa Timur (FK2M Jatim) ke Komunitas GUSDURian di DIY, pada Kamis 18 Agustus 2016 lalu.

Sebagaimana dilansir Harianjogja.com, pada Minggu 21 Agustus, kegiatan yang bertema “Bersama dalam Keberagaman untuk Membangun Bangsa” itu turut dihadiri oleh sejumlah pemuka agama.

Zahrul mengatakan, kunjungan itu bertujuan menjalin silaturahmi dan membangun tali persaudaraan yang kokoh antara umat beragama.

Ia juga menepis anggapan bahwa kegiatan tersebut untuk mencampur adukan pikiran antar agama atau agamaisasi. Justru, kata dia, hal itu bertujuan memantapkan dan meyakini bahwa semua perbedaan yang ada tidak harus menjadi pemicu perpecahan.

Baca Juga

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Romo Lorens Sopang: Rumah Keuskupan Merupakan Simbol Tanggung Jawab Besar Uskup

“Justru perbedaan ini harus kita sikapi untuk kedamaian bagi kita semua,” kata Zahrul saat berdialog di Forest Kitchen dan Gelato, Sleman, DIY.

Lebih lanjut ia mengatakan, DIY sudah sangat terkenal sebagai kota yang sangat toleransi.

“Hanya di Jogja harus lebih sering mengadakan dialog-dialog seperti ini, bisa sebagai timbal balik dari sini saya akan membawa ilmu untuk umat di Jawa timur, sebaliknya masyarakat jogja juga bisa mengambil contoh dari masyarakat di Jawa Timur,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan dari tokoh Gereja, Pendeta Indriyanto Adiatmo mengapresiasi kegiatan tersebut.

Ia berpesan kepada seluruh masyarakat Yogyakarta agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengacaukan toleransi beragama.

“Kalau umat beragama di DIY sangat bertoleransi, maka sikap kelompok kecil yang mencoba mengoyak kedamaian di wilayah ini akan tidak ada artinya. Hal yang bersifat provokasi tersebut harus bisa diredam agar terciptanya Jogja yang bertoleransi,” ujarnya.

Wili Putra/Katoliknews

Tags: Dialog lintas agama di YogyakartaintoleransiYogyakarta sebagai Barometer Toleransi tanah air
SendShare20Tweet10Send
Next Post
Unika Atma Jaya, Jakarta Gelar Konferensi Terkait Konsep Pemberdayaan

Unika Atma Jaya, Jakarta Gelar Konferensi Terkait Konsep Pemberdayaan

11 Gua Maria yang Bisa Jadi Pilihan Wisata Religi

11 Gua Maria yang Bisa Jadi Pilihan Wisata Religi

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net