Jumat, April 17, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Ganti Rugi untuk Korban Pelecehan Seksual, Gereja Katolik Australia Bayar Rp 2,7 Triliun

20 Februari 2017
in Dunia, Headline, Pilihan Editor
Reading Time: 1 min read
Ganti Rugi untuk Korban Pelecehan Seksual, Gereja Katolik Australia Bayar Rp 2,7 Triliun

Konsul Pembantu pada komisi khusus Royal Commission into Institutional Responses to Child Sexual, Gail Furness. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Otoritas Gereja Katolik di Australia membayar lebih dari 276 juta dollar Australia, atau sekitar Rp 2,7 triliun, sebagai ganti kerugian bagi ribuan korban pelecehan seksual anak-anak.

Data ini terungkap dalam pemeriksaan komisi khusus Royal Commission into Institutional Responses to Child Sexual Abuse.

Sebelumnya, hampir 4.500 orang mengajukan klaim ganti kerugian atas dugaan insiden pelecehan seksual anak-anak yang terjadi antara Januari 1980 dan Februari 2015.

Namun insiden paling awal yang diajukan klaimnya terjadi di tahun 1920-an.

Konsul Pembantu pada komisi khusus itu Gail Furness SC menjelaskan, besarnya dana tersebut termasuk kompensasi, pengobatan, biaya hukum, dan biaya lainnya.

Baca Juga

Sunyi, Tanya, Tuhan

Biarawati-Dokter Pemenang Penghargaan Magsaysay Tutup Usia

Trump Menolak Berdamai dengan Paus Leo XIV: Gedung Putih dan Vatikan Memanas

In Memoriam Pater Nico Syukur Dister OFM

Penjelasan itu diungkapkan Furness dalam pemeriksaan di Sydney.

Dia menyebutkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 258.800.000 dollar adalah kompensasi uang yang berkisar 91.000 dollar per klaim.

“Christian Brothers yang di waktu terkait menjalankan sejumlah fasilitas perumahan, melaporkan jumlah tertinggi dalam pembayaran,” kata Furness.

“Kelompok ini melakukan 763 pembayaran total, sebesar 48,5 juta dollar, dengan pembayaran rata-rata 64.000 dollar,” kata dia.

“Secara keseluruhan, otoritas Gereja Katolik membayar 276.100.000 dollar dalam merespons klaim pelecehan seksual anak-anak tersebut,” ungkap dia.

Dalam persidangan teridentifikasi lembaga paling umum yang disebutkan dalam klaim adalah sekolah.

Sebanyak 46 persen klaim menyebut sekolah sebagai lokasi terjadinya insiden, disusul panti asuhan anak-anak atau fasilitas perumahan, sebanyak 29 persen dari klaim.

Jumlah tertinggi klaim pelecehan seksual yang terjadi di fasilitas perumahan adalah yang dioperasikan oleh De La Salle Brothers di Queensland, dengan 219 klaim.

Sebelumnya, Francis Sullivan dari Truth, Justice and Healing Council mengatakan dalam persidangan dilihat konteks waktu terjadinya insiden itu.

Menurut dia, sekarang situasinya sangat berbeda. Para orangtua harus menyadari bahwa anak-anak mereka saat ini berada di tangan yang aman di sekolah-sekolah Katolik.

ABC News/Kompas/Katoliknews

Tags: pelecehan seksual dalam Gereja Katolik
SendShare29Tweet14Send
Next Post
Moral Katolik Menilai LGBT

JPIC dan Gereja Masa Kini

Perbudakan Dalam Teropong Doktrin Sosial Katolik

Perbudakan Dalam Teropong Doktrin Sosial Katolik

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net