Minggu, Agustus 16, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Feature

Gelar Seminar Bersama, Cara GP Anshor dan Gereja Katolik di Bangka Merawat Keberagaman

2 September 2016
in Feature, Pilihan Editor
Reading Time: 1 min read
Gelar Seminar Bersama, Cara GP Anshor dan Gereja Katolik di Bangka Merawat Keberagaman

GP Anshor dan umat Katolik di Bangka Belitung menghadiri seminar bersama pada Rabu, 31 Agustus 2016. (Foto: SHL)

Katoliknews.com – Upaya merawat keberagaman ditunjukkan oleh Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Gereja Katolik di Keuskupan Pangkalpinang lewat penyelenggaran bersama sebuah seminar pada Rabu, 31 Agustus 2016.

Seminar Nasional bertajuk “Merajut Nilai-nilai Kasih, Melebarkan Harmoni Insani” itu, menurut Vikaris Jenderal Keuskupan Pangkalpinang, Romo Nugroho Krisusanto SSCC merupakan gagasan mendiang Mgr Hilarius Moa Nurak SVD yang baru bisa direalisasikan

Ia menjelaskan, seminar itu bertujuan menghasilkan poin-poin strategis dalam menjadikan Bangka Belitung sebagai contoh toleransi kehidupan beragama di Indonesia.

Ketua PW GP Ansor, Masmuni Mahatma mengapresiasi pelaksanaan seminar itu.

“Kegiatan ini sangat penting karena soal disharmoni, diintegrasi kebangsaan dan kriminalitas di tengah masyarakat tidak bisa diselesaikan dengan cara kekerasan, namun dengan sentuhan-sentuhan religius,” ungkapnya.

Baca Juga

Sekelumit tentang Buku “Inkarnasi Biologis”, Karya Ilmuwan Katolik Indonesia

Persekolahan Fransiskus: Rumah untuk Murid Miskin Kota

“Bapak Uskup itu pastoral kehadiran,” Cerita tentang Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM dari sang Sopir

Di Negara Islam Ini Santo Fransiskus Assisi Mendapat Tempat Istimewa

Menurutnya, cinta kasih yang digaungkan semua agama itu tidak hanya berhenti di level retorika, namun mesti teraplikasi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Menanggapi kasus intoleransi yang marak terjadi belakangan ini, Masmuni mengatakan, hal itu merupakan bukti adanya “kedangakalan dalam beragama, kedangkalan iman, kedangkalan dalam interaksi sosial berbangsa dan bernegara yang tentu tidak boleh dibiarkan terus terjadi.”

“Kita harus segera carikan jalan keluar,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan dari Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pangkalpinang, Kantor Wilayah Kementerian Agama Bangka Belitung. Seminar diisi dengan diskusi panel para narasumber dari Wahid Institute di Jakarta, MUI dan perwakilan dari Keuskupang Pangkalpinang.

Stefan/Katoliknews

Tags: GP AnsorKeuskupan Pangkalpinang
SendShare56Tweet15Send
Next Post
1.000 Polisi Akan Jaga Keamanan Saat Tahbisan Uskup Malang

1.000 Polisi Akan Jaga Keamanan Saat Tahbisan Uskup Malang

Ansy Lema: Eksploitasi Sentimen SARA Bentuk Strategi Politik Murahan

Ansy Lema: Eksploitasi Sentimen SARA Bentuk Strategi Politik Murahan

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net