Sabtu, Agustus 15, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Nusantara

Pastor Stef Aran: Alumni Syuradikara Mampu Bersaing di Universitas Nanzan, Jepang

20 Januari 2017
in Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Pastor Stef Aran: Alumni Syuradikara Mampu Bersaing di Universitas Nanzan, Jepang

Aulia Maria Sina dan Evander Mere, alumni SMAK Syuradikara Ende yang saat ini mengenyam pendidikan di Universitas Nanzan, Jepang (Foto: Pos Kupang)

Katoliknews.com – Kepala Sekolah SMAK Syuradikara Ende, Nusa Tenggara Timur, Pater Stef Sabon Aran SVD pada Sabtu 14 Januari 2017 mengatakan bahwa dua alumni Syuradikara yang saat ini mengenyam pendidikan di Universitas Nanzan, Jepang mampu mendapatkan pretasi yang baik sebagaimana para mahasiswa dari negara lain yang juga bersekolah di sana.

Sebagaimana dilansir Pos Kupang.com, Pastor Stef menceritakan tentang dua orang alumni SMAK Syuradikara Ende, Aulia Maria Sina dan Evander Mere, yang saat ini melanjutkan pendidikan S 1 di Universitas Nanzan, Nagoya, Jepang.

“Mereka siswa angkatan pertama yang merupakan hasil kerjasama antara Universitas Nanzan, Jepang dan SMAK Syuradikara melalui program beasiswa,” katanya.

Ia menuturkan, Aulia Maria Sina melalui emailnya pada 24 Desember 2016 mengungkapkan kebanggaannya karena dirinya dan Evander Mere bisa bersaing dengan mahasiswa dari negara lain seperti China, Taiwan, Korea, Philipina, Thailand, Vietnam dan Malaysia.

“Awalnya mereka berdua merasa agak berat karena kami tidak lagi menggunakan Bahasa Indonesia dalam berkomunikasi. Semuanya dalam bahasa Jepang,” kata Pater Stef mengutip apa yang disampaikan oleh kedua alumni melalui email mereka.

Baca Juga

Breaking News: Paus Leo XIV Tunjuk Uskup Kelahiran Turin Jadi Dubes Vatikan untuk Indonesia

Temu OMK Fransiskan se-Daratan Flores Dorong Internalisasi Spirit Persaudaraan

Gereja Katolik di Papua Hangus Terbakar, Polisi Sebut Dipicu Lilin yang Lupa Dipadamkan

Lembaga Gereja Kutuk Rentetan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Papua

Menurut Aulia, lanjut Pastor Stef, SMAK Syuradikara dengan aturan dan tata tertibnya serta proses kegiatan belajar mengajarnya telah membuat mereka bisa bersaing dengan mahasiswa dari negara- negara lain.

Kedisiplinan yang ketat di SMA dulu membuat mereka tidak mengalami kesulitan untuk beradaptasi.

“Di Jepang semua serba tertib dan bersih. Masyarakatnya sangat mematuhi aturan sekecil apapun. Misalnya membuang sampah, menyeberang jalan, mengantri dan lain- lain,” kata Pater Stef mengutip Aulia.

“Aulia dan Evander juga berpesan kepada dua siswa angkatan kedua yang akan melanjutkan pendidikan di Universitas Nanzan, agar menyiapkan diri dengan baik. Bahasa menjadi kesulitan awal dalam berkomunikasi. Karena itu bahasa Jepang dan Inggris perlu dipersiapkan dengan baik,” tutupnya.

Sejak 2016, SMAK Syuradikara akan terus mengirimkan dua siswa untuk belajar di Universitas itu sesuai dengan MoU yang telah ditandatangani bersama antara Universitas Nanzan dengan SMAK Syuradikara.

 

Yohanes Trisno/Katoliknews

Tags: EndeJepangStef Sabon SaranSyuradikaraUniversitas Nanzan
SendShare137Tweet27Send
Next Post
Ucapan Selamat dan Harapan Paus Fransiskus untuk Presiden Terpilih Amerika Serikat

Ucapan Selamat dan Harapan Paus Fransiskus untuk Presiden Terpilih Amerika Serikat

Tokoh dari Berbagai Daerah Dukung Polri Bubarkan Ormas Intoleran

Tokoh dari Berbagai Daerah Dukung Polri Bubarkan Ormas Intoleran

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net