Katoliknews.com – Pengangkatan Ignatius Kardinal Suharyo sebagai anggota Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama memiliki arti penting bagi Indonesia, demikian menurut Sekretaris Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Romo Adi Prasojo, Pr.
“(Ini) menandakan apresiasi yang tinggi dari Gereja Katolik Universal atas kehidupan toleransi antaragama di Republik Indonesia,” katanya dalam keterangan pers Selasa, 7 Juli 2020.
Romo Adi menjelaskan, penunjukkan Kardinal Suharyo, yang juga Uskup Agung Jakata dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia itu disampaiakan dalam surat pada 23 Juni 2020 oleh Presiden Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama, Kardinal Miguel Angel Guixot.
Dengan penunjukkan ini, itu berarti sejauh ini Kardinal Suharyo mendapat dua posisi penting di Vatikan, setelah pada 21 Februari lalu ia juga ditunjuk menjadi salah satu anggota untuk Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa atau yang kerap dikenal dengan Propanda Fide.
BACA: Paus Fransiskus Tunjuk Kardinal Suharyo Jadi Anggota Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa
Dua posisi yang dipercayakan kepadanya itu diberikan hanya beberapa bulan setelah pelantikannya sebagai kardinal pada Oktober tahun lalu.
Aleksander AN



Discussion about this post