Selasa, Mei 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

“Bapak Uskup itu pastoral kehadiran,” Cerita tentang Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM dari sang Sopir

2 Mei 2026
in Headline, Pilihan Editor
Reading Time: 2 mins read
“Bapak Uskup itu pastoral kehadiran,” Cerita tentang Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM dari sang Sopir

Mas Juki dan Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM. Foto: Dok. Juki

Katoliknews – “Bapak Uskup itu pastoral kehadiran,” kata Mas Juki, sopir pribadi Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM ketika coba mengingat kembali mantan “bos-nya” itu.

Itulah yang dirasakan Juki dalam setiap kegiatan yang dihadiri oleh Mgr. Paskalis. Usai acara, umat selalu berebut atau berkerumun di sekitar Uskup murah senyum itu. Ada yang ingin berfoto, salaman, minta doa, atau minta diberkati.

“Saya pernah membatasi umat supaya beliau tidak capek, kata Juki “tapi beliau bilang: berfoto, salaman dengan umat membuat mereka bahagia. Membuat mereka bahagia adalah bagian dari pelayanan saya.”

Juki sering diajak untuk mengunjungi umat yang sakit dan keluarga yang berduka ketika Mgr Paskalis sedang senggang.

“Kebanyakan yang dikunjungi di Depok karena dulu beliau lama di Depok,” tambah pria yang hampir sepuluh tahun jadi orang yang selalu diandalkan Mgr. Paskalis untuk berangkat ke mana-mana mengunjungi umat.

Baca Juga

Paus: Jangan Memperalat Tuhan untuk Keuntungan Militer, Ekonomi, atau Politik

Imajinasi yang Kudus: Sebuah Pertemuan di Persimpangan Jalan

Serangan Kelompok Jihadis Hancurkan Gereja Katolik Bersejarah di Mozambik

Paus Mengenang para Jurnalis yang Meregang Nyawa karena Kekerasan dan Perang

Juki menjadi sosok penting dalam pengembalaan Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM di Keuskupan Bogor waktu lalu, meski jauh dari sorot kamera. Dia selalu mengantar Mgr. Paskalis ke jalan yang benar. Dia pula yang membereskan pekerjaan Mgr. Paskalis setelah selesai.

Mas Juki sedang membetulkan pakain liturgi Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM. Foto: dok. pribadi

Usai misa, Juki pula yang biasa merapikan mitra, tongkat penggembalaan, jubah, atau peralatan misa.

Hati Juki pedih ketika Mgr. Paskalis didera dengan berbagai isu negatif. Dia yang sehari-hari bersama Mgr. Paskalis tahu bagaimana sebenarnya sosok Mgr. Paskalis.

Dia juga mendengar namanya dikaitkan dengan isu-isu negatif itu, bahkan ada orang yang mengaku mendapatkan isu negatif itu langsung darinya.

“Padahal saya juga nggak kenal orang itu. Ketemu juga nggak pernah,” katanya keheranan.

Mas Juki dan Mgr Paskalis di sebuah kebun milik keuskupan. Foto: dok. pribadi

Sebelum menjadi sopir Mgr. Paskalis, Juki adalah koster paroki. Tutur kata Juki tak beda dengan Mgr. Paskalis. Suaranya lembut. Terukur. Bahasanya santun. Senyum selalu menghias wajahnya.

Pria berambut melebihi pundak ini menyadari posisinya adalah orang kecil. Dia hanya bisa diam mendengar isu-isu negatif tentang Mgr. Paskalis. Juga ketika namanya dibawa-bawa. Dia hanya bisa diam.

“Ya, mau gimana lagi. Kalau orang sudah benci, susah diubah, Mas,” tutur pria yang tidak pernah mengenyam pendidikan filsafat, teologi, atau program lisensiat itu. Pendidikan Juki SMP.

*Tulisan diolah dari takarir unggahan Bobby Pathyradja (Bobby Pr) di akun facabook @bobbypathyradja pada Jumat, 1 Mei 2026.

Tags: Mgr Paskalis Bruno Syukur OFMPastoral Kehadiran
SendShare63Tweet39Send
Next Post
Grumbletonians: Saat “Dengungan” Umat Menjadi Alarm

Grumbletonians: Saat "Dengungan" Umat Menjadi Alarm

Bedah Buku: Pedagogi Persaudaraan untuk Pembangunan Manusia Integral

Bedah Buku: Pedagogi Persaudaraan untuk Pembangunan Manusia Integral

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net